Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2011

Kuro Obi -- sudut pandang seorang praktisi karate

Seperti judulnya, Kuro Obi (blackbelt) adalah sebuah film bertemakan beladiri. FIlm yang disutradarai Shunichi Nagasaki ini menampilkan beladiri Jepang yang paling mashyur -- Karate --. Berlatar pada tahun 1932 saat Jepang menguasai Manchuria, beberapa oknum militer Jepang mulai menggusur dojo-dojo karate untuk kepentingan mereka sendiri. Di tengah-tengah gejolak tersebut, seorang master karate dari dojo Shibahara  meneruskan sebuah tradisi turun temurun, yaitu menurunkan kuro obi  kepada muridnya yang dianggap layak untuk meneruskan alirannya. Film ini dibintangi tiga orang yang merupakan praktisi karate di kehidupan nyata mereka. Yagi Akihito , yang berperan sebagai Giryu, merupakan calon penerus dari Meibukan , sebuah cabang karate aliran Goju-Ryu. Kakek Yagi Akihito di kehidupan nyata merupakan murid langsung dari Chogun   Miyagi , pendiri karate Goju Ryu . Yagi sekarang memegang godan (V-Dan) dan merupakan ketua International Meibukan Goju Ryu Kara...

Jeff Dunham

Seorang ventriloquist  dan stand up comedian yang saya kagumi. Lahir pada tahun 1962 di Dallas, Jeff mendapatkan boneka pertamanya pada umur yang sangat muda, 8 tahun, dan mulai menekuni bidang ini sejak itu. Walaupun menurut banyak kritik lawakannya berbau rasis, menurutku memang sih, tetapi dia berhasil menyorot stereotip-stereotip tipikal manusia, terutama orang-orang Amerika yang ditunjukkannya melalui tokoh-tokoh dengan karakter yang secara mengejutkan berbeda , baik dari segi suara, aksen, maupun karakter masing masing tokoh. Tokoh-tokoh yang dibawakannya adalah Walter , seorang veteran Perang Vietnam yang membenci kehidupannya, terutama istrinya, dan tidak mau perduli terhadap sekelilingnya. Sweet Daddy D , manajer Jeff yang bangga akan identitasnya sebagai kulit hitam. Bubba J , tipikal orang Amerika yang ber IQ rendah, suka mabuk-mabukan yang pekerjaan sehari harinya hanyalah minum-minum dan menonton NASCAR. Melvin The Superhero Guy,  karakter yang digunaka...

Belajar itu...

Sulit sekali kalau sambungan internet lancar!

The art of teaching self defense

Self defense di sini bukan berarti "beladiri" dalam pengertian martial arts , melainkan pembelaan diri yang biasa diajarkan kepada wanita dan orang tua dalam keadaan terdesak, ya boleh dibilang beladiri praktis. Banyak sekali instruktur self defense saat ini mengajarkan terlalu  banyak teknik sekaligus dengan asumsi bahwa para peserta latihan dapat menyerap semua teknik teknik tersebut. Mungkin ada benarnya, tapi dengan terlalu banyaknya teknik yang diajarkan kepada perserta yang sebagian besar memiliki latar belakang fisik lemah (tua, kurang olahraga, tidak punya background MA) akan berdampak terhadap kualitas teknik yang dihasilkan. Apalagi, sebagian besar kursus kursus self defense semacam ini biasanya berlangsung singkat (6 bulan - 1 tahun). Pada kursus pertama, sebaiknya para peserta diberi motivasi dan pengarahan-pengarahan mengenai apa yang akan dihadapi, bentuk latihan, dan hal hal yang relevan lainnya. Di tahap ini mungkin sebuah demonstrasi ringan dari pa...

BMAF #2 -- a review from a by stander

Hari itu, Minggu, 18 Desember 2011 saya bersama seorang teman saya yang "antusias terhadap beladiri" (supaya ngga disebut freak ) berangkat dari Jatinangor menuju destinasi idaman : Tempat berkumpulnya para jagoan beladiri se-Bandung Raya unjuk gigi. Dengan semangat menggebu-gebu, berangkatlah kami berboncengan dengan menggunakan sepeda motor menuju lokasi. Dan dengan 1 jam melakukan  trial and error  memilih rute yang banyak ditutup akibat CFD. Sampailah kami di lokasi yang ternyata kami telah lewati beberapa kali (sucks isn't it?). Kesan pertama saya di lokasi adalah: What the hell?  ini ngga terlihat sebagai festival sama sekali. Tidak ada spanduk, banner, pedagang. Yang ada malah lukisan, lukisan, dan lukisan. Sempat terpikir bahwa kami sebenarnya salah lokasi. Tetapi karena saya kebetulan melihat sesosok wajah yang saya kenal masuk, ya dengan muka tidak bersalah saya ikut masuk juga. Di dalam Galeri Rumah Seni Ropih terletak di Jl Braga, kalau kita ...

What is it to be White?

It has been a while since I was a total beginner in a system of a martial art wearing a white belt. There are some things that white belt symbolizes to me: A white belt symbolizes an openness to learning, as a white belt has no knowledge prior to the fundamentals of the art. It can be considered a "blank state" where, everything can be poured down into it later. Even though I had previously received various martial arts training, being a white belt means completely forgetting all of them (which is quite hard) while being in the dojo, being in a state where you know nothing is as exciting and difficult at the same time. And for the first time in my life, I feel the responsibilty of being a white belt. It also symbolizes a bond of trust to the instructor to guide myself to my path. Being trustful doesn't mean being blind to everything around the dojo, one must be critical enough to think and compare, then ask what one does not comprehend to the instructor. ...

Does It Work?

does it work? setelah saya mendengar salah seorang kohai saya bertanya pertanyaan di atas, saya tergelitik untuk menulis pandangan saya mengenai "efektifkah beladiri yang kita pelajari selama ini?". memang, ini pertanyaan yang klasik di berbagai disiplin beladiri (selanjutnya disebut MA). Kita sebagai praktisi pasti pernah beberapa kali ditanyakan, atau bahkan mempertanyakan hal yang serupa. Berhasilkah teknik ini dipakai di situasi nyata? Apakah serangan atau tangkisan yang kita lakukan efektif? atau yang lebih parah, bisakah saya merubuhkan " lawan " saya dengan sekali serangan tanpa mengalami cidera sama sekali? (percayalah, ini pernah ditanyakan pada saya). jawabannya mungkin beragam, sebagian ada yang membela mati-matian MA-nya dengan memberi bukti dengan awalan katanya..., dulu..., guru besar kita/kami...., O Sensei kita dulu..., pernah..., dsb yang sebenarnya hanyalah pengulangan cerita dalam bentuk orang ke tiga, jarang ada yang memberikan pernya...