Sejak 3 tahun belakangan ini saya telah didiagnosa dengan kelainan katup jantung mitral yang menyiksa. Ini bukan tipe penyakit jantung biasa yang anda lihat sehari-hari dimana olahraga dilarang, kolesterol dipagari, dan penyumbatan di mana-mana. Jantung saya hanya membiarkan terlalu banyak darah lewat terlalu lama, dan mengizinkan beberapa darah yang sudah berpindah ruangan kembali lagi ke ruangan yang sebelumnya.
Hanya dua hal yang dapat menyebabkan saya menggelinjang kesakitan: Stess, dan PETASAN!
Bocah-bocah laknat di kampungku itu tidak henti-hentinya dengan obsesi pyromaniak mereka yang tidak kunjung reda. Sudah saya berikan penyuluhan yang baik dan sosialisasi yang menyenangkan kepada mereka agar bermain permainan suicidal itu jauh-jauh dari rumahku. Tetapi, tak kunjung diindahkan. Ini berlangsung selama Ramadhan!
Selama ini hanya petasan-petasan low explosives saja yang membahana di seluruh nusantara ruang hidupku, paling besar juga mercon korek api yang suaranya tidak begitu mengagetkan. Tetapi, sekelompok bocah ajaib dengan cerdasnya memilih waktu yang tepat dan petasan yang sesuai untuk membuatku memulai prosesi penggelinjangan yang sudah sangat lama tidak saya lakukan!
Saat itu saya sedang dengan penuh konsentrasi menulis, obat belum saya minum, dan suasana hening. tiba-tiba PETAR! sebuah bom petasan yang besar memecah suasana. Maka dengan sangat terpaksa dimulailah prosesi penggelinjangan dengan memegang dada sebelah kiri. I almost freakin DIED!
Lain kali saya melihat bocah-bocah ajaib itu mendekati rumah membawa sebatang saja korek api. Siap-siap saja sapu melayang ke arah kalian! Waspadalah! Waspadalah!
Bocah-bocah laknat di kampungku itu tidak henti-hentinya dengan obsesi pyromaniak mereka yang tidak kunjung reda. Sudah saya berikan penyuluhan yang baik dan sosialisasi yang menyenangkan kepada mereka agar bermain permainan suicidal itu jauh-jauh dari rumahku. Tetapi, tak kunjung diindahkan. Ini berlangsung selama Ramadhan!
Selama ini hanya petasan-petasan low explosives saja yang membahana di seluruh nusantara ruang hidupku, paling besar juga mercon korek api yang suaranya tidak begitu mengagetkan. Tetapi, sekelompok bocah ajaib dengan cerdasnya memilih waktu yang tepat dan petasan yang sesuai untuk membuatku memulai prosesi penggelinjangan yang sudah sangat lama tidak saya lakukan!
Saat itu saya sedang dengan penuh konsentrasi menulis, obat belum saya minum, dan suasana hening. tiba-tiba PETAR! sebuah bom petasan yang besar memecah suasana. Maka dengan sangat terpaksa dimulailah prosesi penggelinjangan dengan memegang dada sebelah kiri. I almost freakin DIED!
Lain kali saya melihat bocah-bocah ajaib itu mendekati rumah membawa sebatang saja korek api. Siap-siap saja sapu melayang ke arah kalian! Waspadalah! Waspadalah!
Comments
Post a Comment