Setelah beberapa waktu ini skimming di Gramedia melihat-lihat buku yang belum tentu terbeli. Aku melihat sebuah tren menarik mengenai tema novel yang sedang laku saat ini. Di antara 10 novel dalam negeri yang aku perhatikan, ternyata semuanya berlatar luar negeri. Setengah di antaranya bahkan merupakan novel cinta yang 'religius'.
Novel dari dulu memang umumnya bercerita tentang dua hal: cinta dan persahabatan. Akhir-akhir ini muncul tambahan baru untuk tema novel - religi - utamanya religi Islam. Mungkin dimulai dari Ayat-ayat cinta, tema novel religius ini semakin berkembang dan pada akhirnya mengalahkan kepopuleran tema novel lainnya. Ini terbukti dengan pilihan beberapa toko buku menyerahkan predikat buku "recommended" atau "top seller" kepada novel-novel semacam ini.
Saat ini, ternyata sebuah pilihan setting baru menyusup kepada pilihan novel pembaca (dan pengarang). Yaitu - Luar Negeri. Sekitar 3-4 tahun yang lalu, cerita novel mulai merambah negara-negara mayoritas muslim untuk keperluan latarnya: Mesir dan Arab Saudi. Saat ini, pilihan negaranya bergeser kepada negara-negara Eropa dengan sejarah muslim yang kuat - Spanyol, Belanda, Jerman, China. Atau bahkan Negara-negara Eropa lainnya. Dengan masih bertemakan cinta, persahabatan, agama, atau campuran ketiganya.
Apakah ini pertanda bahwa orang indonesia saat ini mulai menunjukkan ketertarikannya pada negara-negara Eropa? Membiarkan fantasi tentang keindahan alam dan kemodernan kota di luar sana berkembang di khayalan.
Sepertinya tren ini akan berlangsung agak lama lagi, terutama sejak aku melihat temanku yang 'alay' kalang-kabut mencari novel berlatarkan negara kesukaannya "Belanda". Haha! Apalagi dengan didukung oleh industri perfilman yang ternyata banyak menunjukkan ketertarikan mengangkat novel-novel ini ke layar lebar.
Semoga ke depannya manusia-manusia Indonesia yang tertarik dengan "dunia luar" akhirnya menginjakkan kakinya ke sana, belajar sesuatu, dan kemudian mengaplikasikannya kembali di tanah air tercinta :)
Semoga ke depannya manusia-manusia Indonesia yang tertarik dengan "dunia luar" akhirnya menginjakkan kakinya ke sana, belajar sesuatu, dan kemudian mengaplikasikannya kembali di tanah air tercinta :)
Comments
Post a Comment